Narsis: itu maksudnya apa sich

Selama ini kita sering mendengar kata Narsis, bahkan tidak jarang kita ikut menggunakannya. Termasuk saya sendiri baru tahu untuk yang pertama kali dari tulisan temen saya Ni Ketut Susrini “Epi”. Namun tahukan Anda, bahwa tidak semua orang yang menggunakannya sudah tau maksudnya?

Kalo sekedar maksud penggunaan kata itu, mungkin sudah banyak yang tau. Tapi alangkah baiknya kalo Anda tau sampe akar-akarnya.

Kata Narsis berasal dari cerita Yunani, tentang seorang pemuda bernama Narcissus. Dia sangat ganteng dan suka memuji dirinya sendiri, menolak cinta banyak gadis (dan janda?), tidak mudah tunduk pada rayuan beracun para wanita.
Sampai suatu saat dia menolak cinta Echo, yang menyebabkan Echo patah hati, dan Narcissus dikutuk sehingga jatuh cinta pada bayangannya sendiri di air kolam.

Untuk kelanjutan ceritanya, silakan lihat URL Wikipedia di atas😀

Sekarang ini kata Narsis digunakan untuk menggambarkan orang yang Terlalu suka pada diri sendiri, Egosentris, PD gak ketulungan, dan sudah masuk dalam penyakit kejiwaan (yang sudah parah tentunya).

Setiap orang wajarnya punya sifat ini, namun dalam derajat yang berbeda. Jika Anda memiliki derajat Narsis yang cukup tinggi, siap-siap saja berobat ke psikolog.

Saya tidak ingin membahas ini dalam konteks psikologi, karena saya gak punya ilmu tentang psikologi sama sekali.

**dikutip dari blognya : Mahesa Jenar

Posted on April 23, 2008, in Kutipan, Umum. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Wah, sudah dua kali nih blog saya di-link di sini, heheh… Jadi numpang beken deh…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: