Posisi PJI kini cukup sulit

Penurunan tarif jaringan yang hanya sebesar 8% tidak bisa menyelamatkan bisnis Internet para penyelenggara jasa internet (PJI) dari gencetan operator besar, seperti PT Telkom, yang ikut bermain di bisnis tersebut.

Sylvia W. Sumarlin, Ketua Umum APJII (Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia), mengatakan pengumuman turunnya tarif jaringan sampai 40% adalah penurunan tarif interkoneksi jaringan.

Dia menjelaskan bahwa komponen biaya Internet itu dibagi tiga yaitu, hubungan internasional sampai ke gerbang Indonesia (Intenational Link), koneksi dari gerbang Indonesia ke PJI-dinamakan back hole (local loop), dan yang terakhir dari ISP ke pelanggan yang disebut last miles.

Tarif yang turun sampai 40% adalah pada sisi kedua atau local loop yang membawa jaringan dalam, yaitu jaringan luar negeri yang masuk ke Indonesia (Indonesia International Exchange) atau international link dan saluran ke PJI atau disebut local loop.

“Komposisi beban biaya pada bagian tengah ini sekitar 30% dan tarif Internet turun 40%, sehingga secara keseluruhan penurunan tarif internet ke pelanggan hanya sekitar 8%, read more….

Posted on Mei 6, 2008, in Infokom, Internet, Telekomunikasi. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: